Bak putih salju yang mengenggam
apel beracun tanpa curiga
Keluguan yg berani seperti itu;
Tetap memilih percaya walau
nafas taruhannya
Berharap tanpa lebih dulu menatap
Aku rela disebut berotak
udang karena kembali jatuh cinta
Terlebih ketika pangeran dengan
kuda putih itu tiba
Sebuah Khayal yang menjelma nyata
Seisi
planet terasa indah
Dengan birunya
angkasa
Kala cinta kembali merekah
Di tanah hati yang dikira sudah tak bernyawa
Rinduku adalah hutan
belantara
Tempatku tersesat diantara rimbunnya kenangan dan keinginan tentangmu
Akan kubuat
penangkaran untuk cinta ini agar ia tidak punah,
Agar tiada kelangkaan cinta diantara kita
Selat waktu dan kesibukan yang memisahkan aku dan kau,
Biarlah hanya sejarak asa dan damba untuk sebuah pelukan erat
dan setiap
tikungan pulang yang kita lewati akan memanggil kita untuk saling menoleh, berlomba memberi tatapan kasih terhangat
Sebagai pengingat untuk bersyukur bahwa kita masih ada, bahwa kita telah saling menemukan..
Thank youu for playing along with me koko :D
hope u like it :)
#10WordsWar