Tentang angan dan kenangan
Anganku adalah inginkanmu
Bangunkan kenangan denganmu, wahai kesayangan
Kan jadikan harta nan tak tergantikan
-15 Mei 2017
Monday, May 15, 2017
Saturday, April 15, 2017
#9
Kau tak tahu tak terperinya hatiku yang pedih
Katamu kita tak bisa melulu merasakan manisnya cinta
Pahitnya pun perlu kita biasakan
Kau tahu akupun setuju, tak perlu pertanyaan untuk pernyataan itu
Kau tak tahu, pedihnya luka saat hadirku terlalu pudar tuk membekaskan senyummu dan hanya berujung sesal dan kesalmu
Tak mengapa.. rengkuhlah lebih erat dirimu sendiri dulu, tapi..
Beritahu aku saat kau kembali bisa rasakan hadirku mengembalikan senyummu..
Kau perlu tahu, tak perlu jadi pria sempurna, cukup jadi pria yg mencintaiku tulus lewat ketidaksempurnaannya
-15 April 2017
Katamu kita tak bisa melulu merasakan manisnya cinta
Pahitnya pun perlu kita biasakan
Kau tahu akupun setuju, tak perlu pertanyaan untuk pernyataan itu
Kau tak tahu, pedihnya luka saat hadirku terlalu pudar tuk membekaskan senyummu dan hanya berujung sesal dan kesalmu
Tak mengapa.. rengkuhlah lebih erat dirimu sendiri dulu, tapi..
Beritahu aku saat kau kembali bisa rasakan hadirku mengembalikan senyummu..
Kau perlu tahu, tak perlu jadi pria sempurna, cukup jadi pria yg mencintaiku tulus lewat ketidaksempurnaannya
-15 April 2017
Tuesday, April 4, 2017
NIght Coffee
[20:07, 4/2/2017] : yee jd g doang nh yg kangenn? wkwk
[20:14, 4/2/2017] : Aku sih enggak.. apalah artinya gambar semu tak bergerak, bila dibandingkan dialog sederhana yg hangat..
#duileehhh
#efekujan
[20:17, 4/2/2017] : edew, tapi kadang sekelibat imeji lebih membekas memori ketimbang kalimat klise semu untuk basa basi
#halahmalahjadibales2an
- Ya, kadang dialog sederhana inilah yang membekas memori membentuk imeji dalam hati kita :)
(percakapan via chat dadakan dengan makhluk melankolis kedua setelah saya :P)
[20:14, 4/2/2017] : Aku sih enggak.. apalah artinya gambar semu tak bergerak, bila dibandingkan dialog sederhana yg hangat..
#duileehhh
#efekujan
[20:17, 4/2/2017] : edew, tapi kadang sekelibat imeji lebih membekas memori ketimbang kalimat klise semu untuk basa basi
#halahmalahjadibales2an
- Ya, kadang dialog sederhana inilah yang membekas memori membentuk imeji dalam hati kita :)
(percakapan via chat dadakan dengan makhluk melankolis kedua setelah saya :P)
Wednesday, March 15, 2017
#8
Akhir-akhir ini aku jadi suka angka 8
Tak berujung seperti simbol infinitas
Semoga kisah cinta kita pun tak hingga,
tak kenal ujung pun tanpa batas
-15 Maret 2017
Wednesday, February 15, 2017
#7
Katanya hari kasih sayang itu tiap tanggal 14 Februari
Nyatanya hari ini terlebih sayang tuk dilewatkan, wahai kekasih
Bersamamu tiap hari adalah hari kasih sayang
Sejatinya kasih tak kenal penanggalan
Biar maut sajalah yang kelak menanggalkan tenggat waktu cinta kita
-15 Februari 2017
Nyatanya hari ini terlebih sayang tuk dilewatkan, wahai kekasih
Bersamamu tiap hari adalah hari kasih sayang
Sejatinya kasih tak kenal penanggalan
Biar maut sajalah yang kelak menanggalkan tenggat waktu cinta kita
-15 Februari 2017
Wednesday, February 1, 2017
Aku Murid yang Taat
Aku murid yang taat
Anak kegelapan yang penuh dosa
Taat diperalat oleh maut
Nah, beginilah keadaanku: aku menaati hukum Allah dengan akal budiku,
namun dengan tabiat manusiaku, aku takluk pada dosa.
Sungguh aku ini manusia celaka!
Siapakah yang mampu menyelamatkan aku dari tubuh ini yang membawa aku kepada kematian?
Syukur kepada Allah!
Ia mau dan mampu menyelamatkan aku yang hina ini..
Aku murid yang taat
Tapi tidak lagi taat dalam kegelapan
Aku dijadikanNya anak terang
Dulu berupah maut kekal, kini berlimpah hidup kekal
Dulu haus kuasa, kini rindu Sang Penguasa
Dulu tamak harta, kini Sang Tahta
Dulu selalu aku, kini untukMu
Sgala yang kumilik, kini milikMu
Aku mau selalu taat dan setia turut Kristus, Sang Pemilik hidup
Anak kegelapan yang penuh dosa
Taat diperalat oleh maut
Nah, beginilah keadaanku: aku menaati hukum Allah dengan akal budiku,
namun dengan tabiat manusiaku, aku takluk pada dosa.
Sungguh aku ini manusia celaka!
Siapakah yang mampu menyelamatkan aku dari tubuh ini yang membawa aku kepada kematian?
Syukur kepada Allah!
Ia mau dan mampu menyelamatkan aku yang hina ini..
Aku murid yang taat
Tapi tidak lagi taat dalam kegelapan
Aku dijadikanNya anak terang
Dulu berupah maut kekal, kini berlimpah hidup kekal
Dulu haus kuasa, kini rindu Sang Penguasa
Dulu tamak harta, kini Sang Tahta
Dulu selalu aku, kini untukMu
Sgala yang kumilik, kini milikMu
Aku mau selalu taat dan setia turut Kristus, Sang Pemilik hidup
Sunday, January 15, 2017
#6
Sebelum aku dapat memaknai aksara kedalam diksi
Sebelum aku jatuh mencintai puisi dan fiksi
Terlebih dulu aku mencintaimu,
Mengerti pasti kamulah yang kutunggu..
-15 Januari 2017
Sebelum aku jatuh mencintai puisi dan fiksi
Terlebih dulu aku mencintaimu,
Mengerti pasti kamulah yang kutunggu..
-15 Januari 2017
Subscribe to:
Posts (Atom)